Rumah Bambu Read By Y.B. Mangunwijaya
| Title | : | Rumah Bambu |
| Author | : | Y.B. Mangunwijaya |
| Format | : | Paperback |
| Page | : | 200 pages |
| ISBN | : | 9799023394 |
Rumah Bambu adalah kumpulan cerpen Romo Mangun yang pertama dan terakhir kali diterbitkan Sebagian besar cerpen cerpen itu ditemukan di rumah penulis, di Kuwera, Yogyakarta, dalam keadaan penuh koreksi dan sulit dibaca Dari duapuluh cerpen yang ada dalam buku ini, hanya tiga yang pernah dipublikasikan.Hampir semua tema cerita dalam buku ini adalah peristiwa peristiwa yan Rumah Bambu adalah kumpulan cerpen Romo Mangun yang pertama dan terakhir kali diterbitkan Sebagian besar cerpen cerpen itu ditemukan di rumah penulis, di Kuwera, Yogyakarta, dalam keadaan penuh koreksi dan sulit dibaca Dari duapuluh cerpen yang ada dalam buku ini, hanya tiga yang pernah dipublikasikan.Hampir semua tema cerita dalam buku ini adalah peristiwa peristiwa yang kelihatan sederhana, sepele, dan mungkin remeh Memang, Romo Mangun adalah sosok yang dikenal sederhana, lembut, mudah terharu dengan penderitaan orang lain, tetapi kalau perlu, bisa juga keras Bila hari hujan, ia sering membayangkan nasib anak anak gelandangan yang tidur di emper emper toko Kalau sudah gelisah, ia lantas berjalan mengelilingi meja makan, bisa sampai lebih dari 15 kali.Buku ini menantang kita untuk merasakan kehidupan manusia yang mung kin tidak pernah kita bayangkan
about Author
Yusuf Bilyarta Mangunwijaya was an architect, writer, Catholic priest, and activist Romo Mangun Father Mangun was publicly known by his novel Burung Burung Manyar which was awarded Ramon Magsaysay Award for South East Asia Writings on 1996 Not only active in the fiction genre, Romo Mangun also wrote many non fiction and architectural works such as Sastra dan Religiositas tr Literature a Yusuf Bilyarta Mangunwijaya was an architect, writer, Catholic priest, and activist Romo Mangun Father Mangun was publicly known by his novel Burung Burung Manyar which was awarded Ramon Magsaysay Award for South East Asia Writings on 1996 Not only active in the fiction genre, Romo Mangun also wrote many non fiction and architectural works such as Sastra dan Religiositas tr Literature and Religiosity which won The Best Non Fiction prize in 1982.Bibliography Balada Becak, novel, 1985 Balada dara dara Mendut, novel, 1993 Burung Burung Rantau, novel, 1992 Burung Burung Manyar, novel, 1981 Di Bawah Bayang Bayang Adikuasa, 1987 Durga Umayi, novel, 1985 Esei esei orang Republik, 1987 Fisika Bangunan, buku Arsitektur, 1980 Gereja Diaspora, 1999 Gerundelan Orang Republik, 1995 Ikan Ikan Hiu, Ido, Homa, novel, 1983 Impian Dari Yogyakarta, 2003 Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno Hatta, 2000 Manusia Pascamodern, Semesta, dan Tuhan renungan filsafat hidup, manusia modern, 1999 Memuliakan Allah, Mengangkat Manusia, 1999 Menjadi generasi pasca Indonesia kegelisahan Y.B Mangunwijaya, 1999 Menuju Indonesia Serba Baru, 1998 Menuju Republik Indonesia Serikat, 1998 Merintis RI Yang Manusiawi Republik yang adil dan beradab, 1999 Pasca Indonesia, Pasca Einstein, 1999 Pemasyarakatan susastra dipandang dari sudut budaya, 1986 Pohon Pohon Sesawi, novel, 1999 Politik Hati Nurani Puntung Puntung Roro Mendut, 1978 Putri duyung yang mendamba renungan filsafat hidup manusia modern Ragawidya, 1986 Romo Rahadi, novel, 1981 he used alias as Y Wastu Wijaya Roro Mendut, Genduk Duku, Lusi Lindri, novel trilogi, 1983 1987 Rumah Bambu, 2000 Sastra dan Religiositas, 1982 Saya Ingin Membayar Utang Kepada Rakyat, 1999 Soeharto dalam Cerpen Indonesia, 2001 Spiritualitas Baru Tentara dan Kaum Bersenjata, 1999 Tumbal kumpulan tulisan tentang kebudayaan, perikemanusiaan dan kemasyarakatan, 1994 Wastu Citra, buku Arsitektur, 1988 
Posted by:
Published :2016-01-27T17:36+01:00
Rumah Bambu adalah kumpulan cerpen Romo Mangun yang pertama dan terakhir kali diterbitkan Sebagian besar cerpen cerpen itu ditemukan di rumah penulis,
200 pagesY.B. Mangunwijaya



No comments:
Post a Comment